15 September 2006

0

Please...

Seseorang bantu aku..!!
Keluarkan aku dari dunia maya yang membingunganku.
Seseorang kumohon bantu aku..!!
Yakinkan aku bahwa dunia nyata sejuta kali lebih indah.
Seseorang skali lagi, kumohon bantu aku..!!
Bunuh sesuatu dalam diriku yang mematikan akal sehatku.
Seseorang untuk kesekian kali bantu aku..!!
Dampingi dalam setiap langkah kakiku.
Dan buang jauh batu besar itu dari jalanku!
More

05 September 2006

0

Buat aku bertanya tentangmu

Samakah padanya tentang apa yang kupikirkan saat ini? Yang sungguh sangat membingungkanku pada smua tingkahnya. Membuatku untuk yang keseribu kali bertanya apa artinya smua itu? Dan lagi-lagi tak pernah terjawab. Hari ini aku menelusuri kejadian lalu. Disaat peluang masih luas terbentang. Dan harapan besar yang diberikan padaku. Dan hari ini lagi-lagi peluang dan harapan terlihat jelas didepan mata. Namun hal itu tak cukup merubah keadaan seperti harapan. Dan tak mampu menjawab satupun dari beribu pertanyaan

More

16 Agustus 2006

0

Dengar aku sekali saja

Aku tak ingin mengganti posisi sesuatu yang sudah lama tertanam dihati. Aku juga tak ingin rasa ini semakin pudar seiring berjalannya waktu. Biarkan dia tetap didalam dan biarkan dia terus berkembang. Kan kutunggu pertemuan berikutnya. Ku yakin dia kan tau betapa besar penantian dariku hanya untuk mendapat sambut darinya.

More

26 Juli 2006

0

Saat ini hariku tidak ada kamu

Kini aku dapat merasakan kekosongan yang benar-benar hampa. Bagai kehilangan setengah dari cahaya yang sudah benar-benar redup. Tak ada lagi seseorang yang bisa menebarkan bunga di dalam hatiku. Tak ada lagi seseorang yang bisa kembangkan senyum tipis dibibirku. Dan tak akan pernah ada lagi seseorang yang bisa menabuh keras detak jantungku. Waktu berjalan begitu lambatnya dan membosankan. Mengiringi hari-hariku disekolah. Bagai langit tak lagi menampakkan warna cerah. Sebagai ganti hitam putih menjadi warna dunia.

More

25 Juli 2006

0

Secret Admire

Salahkah jika kini aku menyesali menjadi pengagum rahasianya? Bolehkah jika kini aku ingin memiliki dia selamanya? Wajarkah jika kini aku semakin menyayanginya? Keberanian muncul setelah jauh darinya. 3 tahun yang penuh dengan kekosongan dan kebisuan. Kini smua perasaan yang kupendam ingin kuteriakkan keras-keras didepannya. Tak peduli bahwa itu memang benar-benar sepihak. Aku berharap tulus semoga dia bahagia bersama pilihannya walau aku bukan pilihan

More

30 Juni 2006

0

Hanya Diam

Pertemuan terakhir kulewati dengan penampilan tenang walau dalam hati kalut luar biasa. Saat itu juga aku ingin hanya sekedar mengucapkan sampai jumpa walau aku tau dalam kenyataan seharusnya selamat tinggal. Namun tak ada yang perlu dibenahi dalam kata itu. Karena sadar aku tak akan pernah punya cukup keberanian untuk mengucap sepatah kata walau sesederhana itu.

More

09 Juni 2006

0

Usahaku sudah lebih dari cukup

Aku sudah berusaha menjadi orang yang pantas. Tapi apa boleh buat kalau orang lain tidak bisa menerimanya. Mereka slalu ingin lebih dan lebih. Aku mulai berjalan cepat, tapi mereka pikir itu belum cukup. Aku berlari, tapi mereka bilang lariku lambat. Mereka tidak peduli meski aku sudah terseok seok, tertatih dan jatuh berkali kali, mereka tidak peduli..
More

03 Mei 2006

0

Aku Tak Seburuk Itu

Mungkin aku takkan pernah bisa memperbaiki semua. Walaupun aku tak serapuh yang mereka sangka.
More

02 Mei 2006

0

Bye

Tenangkah aku pada kenyataan yang ada. Bila smua tlah berakhir, mungkinkah hati ini akan tegar. Sementara itu, kenyataan tak memandang perasaan. Yang kutau aku harus berpisah dan meninggalkan smua kenangan begitu saja.
More

30 April 2006

0

Jadi seperti apakah dirimu sebenarnya?

Seseorang kembangkan senyum tipis di bibirku. Seseorang tebarkan bunga didalam hatiku. Seseorang menabuh keras detak jantungku. Tapi seseorang itu juga meninggalkan bau busuk dalam ingatanku..
More

24 Maret 2006

0

Just Take It Flow

Awal mula tak peduli. Namun setelah beberapa tahun bersama mulai mengenal dan rasa kagum mulai nampak. Kemudian muncullah rasa yang sungguh sulit dimengerti. Semua itu samar karena kenangan lalu masih berbekas sebelum kekaguman itu muncul.
More

19 Maret 2006

0

Fatamorgana

Akankah aku salah arah ataukah hanya fatamorgana yang kurasa. Sepertinya aku berjalan pada jalan yang sama. Aku sangka semuanya akan menjadi indah. Namun ternyata tak ada bedanya.
More

26 Januari 2006

0

hopelessness

Entah sampai kapan aku harus menunggu dan tetap bangkit dengan sebuah harapan. Aku sudah sangat lelah mengejar semua itu. Ingin rasanya kuakhiri rasa ini. Tapi hati berkata lain dengan keinginan meski sering tersakiti namun tetap bertahan. Kusesali semua yang sudah terjadi dari awal mula harapan, impian, dan rasa satu persatu mulai muncul dan menjadi suatu penantian panjang
More

25 Januari 2006

0

Nyata Vs Maya

Kubiarkan aku terus berkhayal, menelusuri kehidupan maya yang semakin indah. Kubisa melakukan hal-hal yang dapat membuatku begitu bahagia hanya dengan memejamkan mata. Bermimpi adalah surgaku dikehidupan maya. Dimana aku mendapatkan suatu kejadian yang tak pernah terbayangkan. Seru, menantang dan indah. Itu salah satu alasan mengapa aku selalu tidur selain karena lelah dan mengantuk. Bahkan kalau bisa, aku ingin tidur selamanya dengan membawa mimpiku.
More
0

Perubahan Pada Diriku

Hari ini aku telah menjadi orang lain. Berharap dapat diterima oleh mereka, temanku. Dan kenyatan sesuai diharapan. Aku berusaha menjadi apa yang mereka inginkan. Dan... aku bisa. Namun tetap saja itu bukan jati diriku yang sebenarnya. Aku merasa asing dengan diriku sendiri. Tapi mereka menyukainya, Maka aku berusaha tetap memperahankannya. Akhirnya pilihan ini kuputuskan juga, yang sempat membuatku bingung dan takut. Bingung apakah keputusan ini yang terbaik dan takut jika perubahan akan membawaku pada yang tak semestinya. Kata mereka aku yang dulu membosankan. Aku yang dulu pemalu. Aku yang dulu penakut. Aku yang dulu selalu diam. Aku yang dulu tak bisa bergaul. Aku yang dulu kuper. Tapi kini apa aku benar-benar telah mengatasinya? Aku harap itu bukan karena sandiwara.
More

19 Januari 2006

0

Opps..

Hari ini berkesan. Gugupku pada selembar kertas temanku yang kubawa dengan diam. Kusembunyikan panik yang menjalar atas sbuah pertanyaan tentang selembar kertas. Ketika kuyakin semua sudah aman, aku bermaksud megembalikan keadaan seperti semula. Tapi aku gagal, karena panikku semakin meraja. Dan akhirnya akupun ketahuan. Rasa malu telah menggantikan rasa panik. Bayangan yang menakutkan menari dipikiran. Ditertawakan didepan kelas dan mendapat tatapan tajam dari seorang penjaga yang ditakuti semua teman. Peluh mulai membasahi. Namun akhirnya kuhanya bisa terheran karena kenyataan tak seperti di pikiran. Aku sempat ragu apakah benar orang ini penjaga yang mereka sebut killer? Karena bukannya punish yang kudapat, malah bantuan yang kuterima. Dan.. Sungguh susah ditebak..


Note ;
Jangan mengambil kesimpulan hanya dari perkataan orang. Karena belum tentu apa yang kita dengar adalah yang paling benar.

Sumber inspirasi : UAS Semester Genap
More

04 Januari 2006

0

Memulai Perasaan yang Pernah Terlupakan

Bimbangku hari ini menghampiri. Bertanya pada apa yang tak bisa kujawab dengan pasti. Tak mampu aku duduk tegak dan melihat lurus kedepan. Maka biar saja kutolehkan kepalaku terus kebelakang. Begitu dekat dalam jarak cm. Yang kian buat hati bimbangku semakin resah dan terbakar namun indah. Kuamati dengan lekat bimbangku dalam waktu yang lama. Membawaku dalam moment yang tak bisa dilupakan. Kurajut kembali senyum bahagia didalam bimbangku yang semakin membuatku menari dalam khayalan. Dan hari ini aku telah memulai perasaan yang dulu pernah terlupakan.
More

03 Januari 2006

0

Dan.. Falling in Love

Malam panjang yang semakin kuterjaga. Kini datang dari hati terdalam yang bercabang dengan indah. Bimbang terselimut dengan samar. Sembunyikan kemunafikan dalam diri. Mendustakan takdir yang sudah ada. Samar-samar hati merajut senyum bahagia memperlihatkan keindahan dan terhanyut dalam balasan senyum termanis. Ini bukan yang kuinginkan, bukan pula yang kudambakan. Namun indah nuansa tiap hari karena kesalahan hati yang kurasakan.
More

01 Januari 2006

0

Tahun Baru Tiba

Kini tahun telah berganti. Berharap dapat ikut merayakannya. Sekalipun tak pernah bisa ikut tertawa didalamnya. Tahun lalu lebih baik daripada tahun sekarang. Namun di tahun ini perasaan akan tetap kokoh takkan goyah karena yakinku pada kepastian. Prinsip tetap berjalan takkan putus ditengah jalan tanpa memperoleh apa yang kuinginkan.
More

Labels

Labels

Labels