15 September 2007

0

Maaf..

Aku gak lebih pantas untuk menjadi sahabatmu. Bahkan aku juga gak bisa lebih baik untuk hanya menjadi pendengarmu apalagi mengertimu.. Apa mungkin, aku juga gak pantas ada didekatmu? Maafin aku yang selalu gak bisa ngerti kamu..

sending...
More
0

Enemy >< Sahabat

Aku ingin kita seperti enemy yang dulu selalu berantem dan ketawa lepas disaat yang sama. Yang selalu obrolin hal apa saja yang gak penting.
Aku tak ingin kita seperti sahabat yang berantem dan menjauh disaat yang sama. Yang selalu obrolin sesuatu yang fokus..
Aku ingin menjadi enemy terdekatmu seperti dulu.. Bukan sahabat terjauhmu seperti sekarang..


sending...
More

13 September 2007

0

Aku.. Benci..

Aku benci liat caramu marah ke semua orang. Aku benci liat kamu mandang rendah orang yang gak kamu suka. Juga aku benci caramu beri penjelasan ke aku.
Hal lain juga sama..
Saat kamu bilang sesuatu, ada beberapa hal yang aku benci. Saat kamu centil ke semua cewek, aku benci. Saat kamu bohong ke aku, teramat aku benci kamu..
Juga..
Cara pandang kamu ke aku juga aku benci. Cara nilai kamu ke aku juga terkadang aku benci.. Lihat, begitu banyak yang aku benci dari kamu..
Tapi..
Ada 1 hal yang paling aku benci..
Aku benci, karena aku nggak pernah bisa benar-benar benci kamu..

sending...
More

12 September 2007

0

Saat-saat Bersamamu

Jangan kenang saat bersamaku adalah yang paling buruk. Karena ada saat-saat kau tertawa lepas mendengar leluconku..
Jangan pandang posisiku yang paling salah. Karena kau sendiri yang sudah menciptakan jurang pemisah..
Jangan anggap ini semua sebagai karma. Aku bukannya memberimu hukuman. Karena aku sendiri juga tak sanggup menjalaninya.

sending...
More

05 September 2007

0

Kecewa

Smua yang dia lakuin ke aku, dia lakuin juga ke orang lain. Jadi yang selama aku anggap istimewa itu, sebenarnya bukan apa-apa baginya..
More

04 September 2007

0

What Should I Do?

Terluka pada suatu yang seharusnya bukan urusanku. Bingung.. Ingin marah, tapi gak berhak. Ingin menghindar, tapi gak mampu. Ingin bicara, tapi gak ada solusi. Juga, ingin rasanya terlepas padanya. Tapi, rasaku masih sama. Inginku juga berpaling. Tapi, apa sudah benar? Aku tau salah. Tapi jika aku biarkan juga salah. Apalagi jika aku teruskan. Bingung.. Harus bagaimana. Prasaanku lagi buruk.. banget. Apa ini? Begitu menyiksa. Sakit, rasanya..
More

27 Agustus 2007

0

Menunggu (lagi)

Lama... Sebentar lagi... Tidak, ternyata masih teramat sangat lama..
Menunggu lagi.. Jenuh, sudah..
Awalnya sudah salah. Tapi tetap kuteruskan.
Selanjutnya semakin salah. Dan akhirnya menjadi bencana.
More

18 Agustus 2007

0

All About Same And Different

Entah apa yang harus kupikir. Ternyata rasa cepat sekali berubah. Aku kira baru kemarin, aku juga memikirkan hal yang sama. Tapi, kini sudah menjadi berbeda pada suatu hal yang sama. Secepat itu.. Walaupun begitu, keadaannya juga tak jauh beda. Tersangkut pada suatu masalah yang sama.. Bosan..
More

09 Mei 2007

0

Message

Spertinya q benar2 hrs bs lupain prasaan ini. Spertinya dy bkn cwok baik2. Dy cm cwok yg bisany pcran abis tu ptus. Sm halny cwok brngsek yg jadiin q sbg umpan untuk panas2in cwekny. Q bener2 benci dy. Q g tau benciku ni cm smntra atau slmany. Q tak blh lagi tergiur dg janji palsuny. Kmarin.. Dy janji ke q bakal slalu jjur. Tapi pas dy ngo g prnah cemburu sm q, q bener2 brharp dy cm bhong. Q jd bimbng apa dy bneran suka q atau dulu dy ngomng itu cm trbawa suasana. Q kini sdr. Q g hny jd yg ke2, g hny jd cdanganny, tp q jg mainanny. Apa sebaikny q ikuti sj cara mainny? Q cm ingin tau, sjauh mn dy nglakuin ni k q. Sjalan dg itu, Q jg akan brsha membalik posisi.

Send O.R.I.N
More

04 Mei 2007

0

Bergantung Padamu

Kenapa jadi begini? Kenapa jika sehari saja tak ada kontak begitu menderita? Apakah aku benar-benar menggantungkan sepenuhnya pada dia? Ini tak boleh, sebenarnya. Aku mengulangi kesalahan yang sama. Seharusnya aku sudah lebih peka. Tapi aku tetap rapuh tak berdaya.
More

01 April 2007

0

Aku tak mengenal aku

Kali ini entah kenapa aku begitu berusaha. Aku tidak hanya diam seperti di tahun-tahun lalu. Berusaha mewujudkannya. Tak kusangka ternyata mudah. Lantas aku merasa begitu hebat dan begitu mudah untuk menuju langkah berikutnya. Aku suka perpisahan yang terjadi pada minggu itu. Seperti musik mozart yang melantun di pagi hari saat aku mendengarnya. Begitu menenangkan. Kuharap bukan harapan kosong yang diberikan. Tapi aneh. Bukankah ini yang kunanti? Tapi kenapa sekarang aku merasa begitu jahat? Yang bahkan aku sendiri merasa asing. Begitu egois. Tak pernah skalipun aku memikirkan perasaan dipihak lain yang sebelumnya dicintai. Sebelumnya? Apa sekarang cinta itu sudah benar-benar tidak ada? Gara-gara aku? Siapa aku yang sekarang ini? Begitu memaksa. Tak bisa kucegah. Aku terlanjur bergantung. Tetap tak bisa kulepaskan. Tinggal beberapa langkah lagi, maka akan jadi milikku. Yah, milikku.. Cuma milikku..Bullshit dengan semuanya. Aku tak peduli.Biar saja, aku sudah muak.
More

31 Maret 2007

0

Tanpamu aku bisa apa..

Saat aku sadar kenyataan telah berbalik padaku, aku telah menggantungkan harapan terbesarku. Aku melihat celah. Aku akan berusaha masuk dan menjadi tawanan untuk tetap singgah didalamnya. Aku menari diatas penderitaan.. Tapi haruskah kulanjutkan? Aku takut.. Aku takut tak bisa hidup tanpanya. Asal bisa slalu bersamanya sudah membuatku lebih tenang.
More

23 Maret 2007

0

Sebut saja itu 'Cinta'

Aku tak tau waktu dimulai dari mana. Walaupun aku tak mau, dia telah menggoncangkan tepat ke dalam jiwaku dan terus menyeret keluar diriku yang selama ini kusembunyikan. Sepertinya dihatiku ada sekrup yang lemas. Aku mulai memikirkannya setiap hari. Aku merindukannya kalau dia tidak ada. Sering menemukan diriku tersenyum sendiri tanpa alasan. Dia telah merubah aku jadi orang bodoh yang menyedihkan.
More

12 Februari 2007

0

Cinta.. (lagi)

Apakah yang kurasakan ini? Rasa suka? Sementara atau selamanya? Penyakitku kambuh lagi. Aku seorang munafiq. Kenapa aku selalu tak mengakui hal itu? Aku juga seorang pecundang. Kumohon bantu aku hilangkan rasa ini. Perasaan ini terlarang. Tak boleh kurasakan. Tak boleh kukembangkan. Tak boleh kukabulkan. Kenapa pengganti 'setan' itu ada status yang tak tepat? Tak punya perasaankah aku? Tak punya akal pikirankah aku? Mengapa cinta tak terlarangku pada orang yang tak pantas? Dan mengapa cinta terlarangku pada orang yang pantas? Mungkinkah sebuah pertanda? Bahwa aku hanya bisa sebagai teman terdekatnya saja. kan kupenuhi semua itu dengan selalu ada untuk mendengar cerita tentangnya dengan seseorang yang dicintainya.
More

Labels

Labels

Labels